Teknologi Fast Charging Baterai dan Mitosnya

  • Whatsapp
Ilustrasi fast charging. Foto: Xiaomi

Fast charging atau pengisian baterai cepat seakan sudah jadi standar di MOBILE PHONE masa kini. Bahkan TELEPON SELULAR kelas menengah pun sudah cukup jamak di bekali dengan teknologi tersebut. Nah, apakah benar munculnya mitos bahwa feature ini tidak baik buat baterai atau mengurangi umurnya terutama dalam jangka panjang?

Beberapa ponsel sudah di lengkapi charger yang bisa menghantarkan daya mencapai 40 atau bahkan 50 watt. Beberapa pembuat sudah pula cobalah fast charger di atas 100W. Daya segede ini membuat baterai ponsel bisa diisi ulang dari kosong sampai penuh dalam waktu 1 jam, malah mungkin kurang di masa depan.

Kabar baiknya, banyaknya ahli menyebut teknologi semacam ini tidak merusak baterai kecuali ada masalah teknis di baterai atau chargernya. Tetapi apabila seluruh system pengisi daya di PONSEL berfungsi dengan normal, fast charging tidak dapat merusak baterai, baik dalam jangka pendek maupun panjang.

“Kecuali ada cacat teknis di baterai PONSEL Anda atau di charger yang ada, maka memakai fast charger tidak bakal merusak baterai HANDPHONE dalam jangka panjang,” catat fasilitas teknologi Cnet.

Apa alasannya? Fast charging tak merusak baterai HANDPHONE nyata-nyatanya karena teknologi menyesuaikan sifat baterai. Baterai dapat mempunyai beban berat saat diisi ulang, terutama setelah terisi setidaknya 80%, dan beban inilah yang bisa berdampak pada menurunnya daya tahan baterai.

Karena itulah teknologi fast charging yang ada saat ini, apapun jenisnya, bekerja pada dua Step. Merupakan menggenjot daya yang dihantarkan ke baterai pada saat kapasitas baterai di bawah 70-80%. Setelah itu daya yang dihantarkan dapat menyusut drastis.

Ini karena pada step mula-mula tersebut sel baterai bisa menyerap daya dengan cepat tanpa dampak negatif pada daya tahannya. Sifat baterai itulah yang diperlukan oleh pembuat teknologi fast charging.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *