Jennifer Lopez Umumkan Pilih Joe Biden, Sebut Pemerintahan Trump Rasis

Jennifer Lopez memberi pengakuan soal pilihan politiknya. Ia menyatakan dukungannya di Pemilihan Presiden AS kali ini.

Pelantun Pa’Ti itu membuka suara akan memilih memilih Joe Biden dari Partai Demokrat sebagai presiden Amerika Serikat di pemilu pada November 2020 mendatang. Pilihan itu dia umumkan bersama Alex Rodriguez dalam sebuah perbincangan langsung dengan Joe Biden.

“Kami sangat senang untuk memberikan suara,” ungkap Alex Rodriguez. “Kurasa suara kita tidak pernah lebih penting lagi,” imbuhnya.

J-Lo sendiri membeberkan alasannya soal keputusan memilih Joe Biden. Ia mengungkit soal kondisi sosial yang ia amati sepanjang pemerintahan Donald Trump memegang kekuasaan.

J-Lo menilai rasisme berkembang pesat dan menimbulkan gesekan di antara warga Amerika.

“Bagi saya, pemilihan ini mempersatukan bangsa lagi,” ujar Jennifer Lopez.

“Kita harus menyingkirkan kebencian ini. Berpikir tentang anak-anak kita berjalan di jalan-jalan dan mengatakan menjadi rasis atau berprasangka buruk itu tak apa. Karena pemerintah jami mengatakan tidak apa-apa, itu menyedihkan,” ungkap J-Lo lagi.

Joe Biden mendapatkan dukungan dari komunitas Latin dalam pemilihan presiden. Dalam kampanyenya, lawan Donald Trump itu mendeklarasikan dirinya sebagai seorang Katolik yang taat dan memusatkan kepentingan bagi keluarga.

“Komunitas Latino akan menentukan apa yang akan terjadi dalam pemilihan ini,” ungkap Jennifer Lopez yang mendukung Joe Biden.

Pemilihan presiden kali ini menjadi momen yang penting bagi sang penyanyi. Ditambahkan Alex Rodriguez, pergi ke tempat pemberian suara menjadi cara terbaik untuk menguatkan kaum dan warga Latin di AS lewat memilih Joe Biden.

Selain Jennifer Lopez, sebelumnya ada Taylor Swift yang juga terang-terangan memberi dukungannya pada Joe Biden. Dalam wawancara dengan V Magazine, pelantun Cardigans ini mengungkapkan alasan yang senada dengan Jennifer Lopez.

“Perubahan yang sangat kita butuhkan adalah memilih presiden yang menyadari bahwa orang dengan berbagai warna kulit berhak merasa aman dan terwakili, bahwa wanita pantas mendapatkan hak untuk menentukan apa yang terjadi dengan tubuhnya, dan bahwa komunitas LGBTQIA+ berhak diakui dan dilibatkan,” kata Taylor Swift.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *